17 August 2011

cherita2 ajer~

Seorang nelayan mampu hidup senang bila kuar menangkap ikan,,
beliau mampu memperolehi hasil yang banyak.cukup untuk menanggung anak dan isterinya serta umah dan kete lagi...
Namun kehebatan beliau telah tersebar dari mulut ke mulut hinggalah seorang wartawan Sinar Hairan ingin menemubual beliau.. 
Wartawan : Assalamualaikum pakcik..saya Mat Jeng dari Akhbar Sinar Hairan.Boleh saya temubual pakcik? Nelayan : Wslm..ada apa yg pakcik leh tulong ker? 
Wartawan : Gini pakcik..boleh saya tahu apa petua / amalan yang pakcik pakai biler menangkap ikan dilaut? Sebab heboh mengatakan pakcik memang hebat dalam bab-bab macam ni.. 
Nelayan : Ah..x susah pun nak...biasa jer..pakcik tengok cara bini pakcik tido jer,.,, 
Wartawan : (Ah sudah,ape kene mengena lak ni)..Maksud pakcik?
Nelayan : Kalau bini pakcik mengiring ke kanan masa tido, maknanya esok banyak ikan pakcik akan dapat. Kalau dia mengiring ker kiri, ckit la hasilnya nanti.. 
Wartawan : Oh, macam tu ker pakcik..hebat ilmu pakcik ni..err...kalau bini pakcik tidur terlentang?
Nelayan : Oh...Pakcik tak turun ke laut la jawabnya..
Wartawan : Naper?
Nelayan : x kan x paham kot...(sambil senyum).

Tajuk Cerita: Orang Kampung Balik Kampung

  Pada suatu hari, adela pak mat amik lesen kat bandar. 
Beberapa bulan kemudian,die pun balikla kampung,tetapi die lupe nak lekatkan 'P' kat kereta.sewaktu dalam perjalanan,die ditahan polis....
POLIS: Pakcik,'P' mane?
PAKMAT: Pi balik kedah. 
POLIS: Pakcik jangan main-main ngan saye. 'P' mane?
PAKMAT: Ape yg main-main, saya kate nak pi balik kedah, Aloq Staq. 
POLIS: Saya kate 'P' mane...?
PAKMAT: Skarang sape yg main2.awak sebagai polis,tidak ada kuasa untuk menghalang perjalanan orang yg tak bersalah.awak juga harus......pok,pek ,pok,pek. 
POLIS: (selepas puas mendengar ceramah) Baiklah. Pakcik pergilah teruskan perjalanan pakcik.
PAKMAT: Asallamualaikum. 
POLIS: Waalaikummusallam

dengar lah~

kisah ini terjadi disuatu pagi yang cerah… . mungkin tidak begitu cerah untuk seorang ayah yang kebetulan memeriksa bilik tidur anak gadisnya… yg berumur 17thn Dia mendapati bilik itu cukup kemas dan rapi, dengan sekeping sampul surat yg bertuliskan untuk a...yah diatas meja bacaan.. perlahan dia mula membuka surat itu… ——————————————————– Ayahku yg tercinta, Aku menulis surat ini dengan perasaan ...sedih dan sangat menyesal. Saat ayah membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah. Aku pergi bersama kekasihku, dia lelaki yang baik, setelah bertemu dia..ayah mesti setuju walaupun penuh dgn tatto2 ganas ditubuhnya, Dia sudah cukup dewasa walaupun belum begitu tua (aku fikir zaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua). Dia sangat baik terhadapku, lebih2 lagi dia akan jd ayah kpd kandunganku ini. Dia memohonku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama. Dia punya bisnes perdagangan extacy yang sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahawa marijuana itu tidak begitu buruk. Kami akan tinggal bersama sampai mati memisahkan kami. Aku yakin bahawa para doktor akan menemukan ubat untuk AIDS jadi dia akan segera sembuh. Aku tahu dia juga ada perempuan lain tapi aku percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeza. Ayah.. jangan risau akan keadaanku. Aku sudah 18 tahun sekarang, aku tahu menjaga diriku. Salam sayang untuk ayahku dan ibuku yg trcinta. Oh ya sebelum aku terlupa, berikan semua teddy bear dlm bilik ku ini untuk adikku yg sgt2 inginkannya… … —————————- Keadaan si ayah bagaikan nk tercabut jantungnya ketika itu… … ..lalu perlahan2 membuka muka surat kedua surat itu… dgn keadaan terketar2 si ayah membaca… … . PS: Ayah, .. tidak ada satu pun dari yang aku tulis diatas itu benar, aku hanya ingin menunjukkan hal yg lebih mengerikan daripada nilai report kad ku yg buruk. Kalau ayah sudah menandatangani reportku diatas meja, panggil aku ya… Aku berada dirumah jiran sebelah jer… .

6 August 2011

bercherita tntang ramadhan al -mubarak

 Assalamualaikum....semua.....
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam untuk Rasulullah, keluarganya, dan para sahabatnya.
Ramadhan memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin. Hati mereka merasa bahagia dan senang ketika Ramadhan akan datang. Semangat untuk berbuat baik dan melaksanakan ketaatan meningkat. Menggelora semangat dalam jiwanya yang diikuti badannya sehingga merasa ringan melaksakanan ketaatan dan meninggalkan kemungkaran.
Pastinya, perasaan ini akan dirasakan setiap muslim, selemah apapun imannya. Karena Ramadhan adalah bulan untuk melunakkan hati dan menentramkannya. Masa untuk saling tolong menolong dan bekerjasama dalam berbagai kebaikan dan ketaatan serta melaksanakan kebajikan-kebajikan. Pada bulan itu tergambar persatuan umat dalam beberapa aktifitas, seperti buka puasa bersama yang diadakan di rumah-rumah yang tidak biasa ditemukan di luar Ramadhan. Pemandangan serupa juga dapat ditemukan dalam pelaksanaan shalat Tarawih. Masjid-masjid dipenuhi jamaah saat shalat Shubuh yang tidak biasa ditemukan di luar Ramadhan pada zaman kita sekarang. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa Ramadhan memiliki nilai dan kedudukan mulia di hati umat Islam. 

Sesungguhnya penghormatan dan perhatian umat Islam terhadap Ramadhan tidaklah sama. Sebagiannya lebih atas yang lainnya sesuai dengan pengetahuan dan ilmu serta semangat mereka dalam menghidupkan bulan mulia ini. Karenanya, pada tulisan ini kami akan suguhkan beberapa perkara yang menerangkan tentang seluk beluk Ramadhan sehingga lebih berkesan di hati kita.

Apa itu bulan Ramadhan?
Pertama, bulan Ramadhan adalah bulan kesembilan dari urutan 12 bulan yang di sisi Allah sejak Dia menciptakan langit dan bumi, juga sesuai urutan yang telah ditetapkan oleh Umar bin al-Khathab radliyallaahu 'anhu.
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” (QS. Al-Taubah: 36)

Kedua, bulan yang Allah pilih untuk menurunkan Al-Qur’an di dalamnya. Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنْ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Ketiga, bulan di mana Allah mulai mengutus Nabi dan utusannya, Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.

Keempat, bulan yang Allah jadikan darinya sampai Ramadhan berikutnya sebagai penghapus dosa di antara keduanya. 

Imam Muslim telah membuat satu bab dalam kitab al-Thaharah, “Bab Shalat lima waktu, satu Jum’at ke Jum’at lainnya, satu Ramadhan ke Ramadhan laiannya sebagai penghapus (kesalahan) di antara keduanya, selama dosa besar dijauhi.” Di dalamnya, beliau menyebutkan hadits dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
(Antara) shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan, terdapat penghapus dosa-dosa, selama tidak melanggar dosa-dosa besar." (HR Muslim, no. 233)

Kelima, bulan yang apabila sudah masuk malam pertamanya terdapat banyak kebaikan. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab al-Shaum, dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ
Apabila telah datang Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibula.” (HR. Bukhari, no. 1898)

Dan dalam satu riwayat lain, masih dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ
"Jika telah datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu langit dan ditutuplah pintu-pintu Jahannam, serta dibelenggulah para syaithan." (Muttafaq ‘alaih)

Keenam, Bulan yang Allah jadikan sebagai solusi bagi pelaku pelaku dosa dan kesalahan, juga bagi pemburu surga dan derajat tinggi dalam beragama.

Imam Bukhari dalam kitab Al-Tauhid, dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, dan berpuasa Ramadhan, maka wajib bagi Allah untuk memasukkannya ke dalam surga, baik dia berhijrah fi sabilillah atau duduk (tetap tinggal) di bumi kelahirannya.” Mereka bertanya, “Ya Rasulallah, bolehkah kami memberitahukan hal itu kepada manusia?” Beliau bersabda,
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللهُ لِلْمُجَاهِدِينَ فِي سَبِيلِ اللهِ مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ أُرَاهُ فَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ
Sesungguhnya di dalam surga itu ada 100 derajat (tempat) yang telah dipersiapkan oleh Allah untuk para mujahid di jalan Allah, antara dua derajat seluas langit dan bumi. Dan apabila kalian memohon kepada Allah maka mohonlah surga Firdaus, karena sungguh dia terletak di surga yang paling tengah dan paling tinggi, di atasnya adalah ‘Arsy Allah Yang Maha Pemurah dan dari situlah terpancarnya sungai-sungai di surga.” (HR. Al-Bukhari)

Dalam riwayat Muslim, Kitab Shalah al-Musafirin, dari Abu Hurairah, Rasulullah pernah bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Siapa yang berpuasa Ramadhan didasari iman dan hanya berharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alaih)

Ketujuh, bulan yang Allah jadikan umrah di dalamnya seperti haji. Bukan itu saja, bahkan seperti haji bersama Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Kitab Al-Hajj, dari ‘Atha berkata, Aku mendengar Ibnu Abbas radliyallaahu 'anhuma mengabarkan kepada kami, Rasulullah  shallallaahu 'alaihi wasallam pernah bersabda kepada seorang wanita dari Anshar (Ummu Sinan), “Apa yang menghalangimu untuk berhaji bersama kami? Lalu wanita tadi menyampaikan alasannya karena kendaraannya dipakai jihad fi sabilillah. Kemudian Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِي فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ حَجَّةٌ
Apabila telah datang Ramadhan, berumrahlah. Karena umrah pada bulan Ramadhan (pahalanya seperti) haji.” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat lain, “Umrah di bulan Ramadhan menyamai haji.” (Muttafaq ‘alaih)

Dalam riwayat lain lagi, “Karena sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan menjadi pengganti (dalam pahala-red) haji atau haji bersamaku.” (Muttafaq ‘alaih)

Sabda Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam, “Umrah di bulan Ramadhan menyamai haji” adalah dalam pahala, bukan pelaksanaannya menempati kedudukan haji yang bisa menggugurkan kewajiban haji berdasarkan ijma’ bahwa umrah belum cukup dan tidak bisa menggantikan kewajiban melaksanakan haji.

Ibnu al-Arabi berkata, “Haji tentang umrah ini adalah shahih dan merupakan karunia dan nikmat dari Allah. Dan umrah menyamai haji karena digabungkan dengan Ramadhan.”
Ibnu al-Jauzi berkata, “Di dalamnya, bahwa pahala amal akan bertambah dengan kemuliaan waktunya seperti bertambahnya pahala dengan kehadiran hati dan tujuan yang ikhlas.” 

Kedelapan, Bulan yang di dalamnya Allah adakan satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan dalam urusan dien dan amal hamba yang shalih.
Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 3)

Imam Bukhari meriwayatkan dalam Kitab Shalah al-Tarawih, dari Aisyah berkata, “Adalah Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam apabila sudah masuk di sepuluh hari terakhir dari Ramadhan bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Dan dalam riwayat Muslim disebutkan pendapat Ubay bin Ka’b tentang keyakinannya bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke 27. Pada saat itu, Rasulullah memerintahkan para sahabatnya untuk menghidupkannya. Beliau juga menyebutkan tanda-tandanya, yaitu pada pagi harinya langit terlihat putih terang, tidak ada cahaya matahari yang berserakan.

Kesembilan, bulan Ramadhan adalah bulan terbaik baik kaum mukminin dan menjadi bulan terburuk dirasakan kaum munafikin.

17 hal tentang Ramadhan yang sangat penting diketahui:
 
1. Puasa, Tangga Menuju Surga
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibakan kepada umat-umat sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa” (QS Al Baqarah:183).

“Sesungguhnya orang yang bertaqwa ditempatkan dalam surga yang mengalir sungai-sungai” (QS Al Hijr:45)

2. Ibadah yang Tidak Dapat Ditinggalkan

“Barangsiapa berbuka (dengan sengaja) satu hari pada siang hari bulan Ramadhan tanpa rukhsah atau sakit, maka tidak akan dapat menggantinya walaupun berpuasa sampai akhir hayatnya” (HR Bukhari, Ahmad, Turmudzi dll).

3. Sesuatu yang Baik Bagi Manusia
“Dan berpuasa baik untukmu, jika kamu mengetahuinya” (QS Al Baqarah:184).

4. Ibadah Agung, Sebagai Benteng
Rasul bersabda, Allah berfirman “Seluruh amal anak adam untuknya, kecuali puasa, sebab puasa adalah untuk-Ku, dan Aku pasti menjaminnya. Puasa adalah merupakan benteng, maka ketika seorang tengah melakukan puasa janganlah berbuat keji dan kerusuhan; apabila ada yang mencaci maki kepadanya atau mengajak bertengkar, katakanlah “Aku tengah berpuasa”. Demi Allah yang Muhammad ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari kesturi di sisi Allah; dan baginya dua kegembiraan, yaitu ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Tuhannya, memperoleh balasannya” (HR Bukhari, Muslim).

5. Pintu Surga Terbuka, Pintu Neraka Tertutup, Setan Dibelenggu
“Ketika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan di belenggu “(HR Bukhari, Muslim).

6. Ampunan
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).

7. Dijauhkan dari Neraka
“Tiada orang berpuasa sehari pada jalan Allah, kecuali Allah menjauhkan wajahnya dari sengatan api neraka sejauh 70 tahun” (HR Bukhari, Muslim).

8. Doa Mustajabah
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan dimana Allah melimpahkan keberkahan menurunkan rahmat dan mengampuni dosa dosamu, menerima doa doamu…” (HR Thabrani).

“Tiga jenis orang yang doa mereka tiada ditolak adalah, doa orang berpuasa sampai ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang didzalimi… “ (HR Ahmad).

9. Pelipatgandaan Pahala
“Barangsiapa yang ingin mendekatkan diri di bulan ini kepada Allah dengan suatu amalan sunnah, maka pahalanya bagaikan melakukan amalan fardhu di bulan lainnya; dan barangsiapa melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka pahalanya adalah 70 amalan fardhu di bulan lainnya” (HR Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya).

10. Jangan Tinggalkan Shalat Tarawih dan Ibadah Malam Lainnya
“Barangsiapa yang menegakkan (ibadah) malam di bulan Ramadhan karena iman dan berharap kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari, Muslim).

11. Perbanyak Shadaqah & Tadarus
Dari Ibnu Abbas, “Rasul adalah manusia yang paling bermurah hati, terutama dalam bulan Ramadhan, … dan beliau tadarus Al Quran” (HR Bukhari, Muslim).

12. Perbanyak Memberi
“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka pahalanya baginya seperti yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala yang berpuasa sedikitpun” (HR Turmudzi).

13. Perbanyak 4 Perkara
“Perbanyaklah di bulan ini 4 perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dua perkara lainnya pasti kamu memerlukannya. Dua perkara yang dapat mendatangkan keridhaan Allah adalah hendaknya kalian membaca kalimat Thayibah dan istighfar sebanyak banyaknya. Dan dua perkara yang kamu memerlukannya yaitu hendaknya kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung dari api neraka Jahannam” (HR Ibnu Khuzaimah).

14. Itikaf 10 Hari Terakhir
Adalah Rasulullah SAW itikaf pada 10 malam terakhir. Sabdanya “Carilah lailatul qadar pada 10 malam terakhir Ramadhan” (HR Bukhari, Muslim).

15. Fadilah Itikaf
“Barangsiapa beritikaf penuh keyakinan dan keikhlasan, pasti Allah ampuni dosa-dosanya terdahulu” (HR Bukhari, Muslim).
“Barangsiapa yang beritikaf satu hari karena mengharapkan ridha Allah, maka Allah swt akan menjauhkan antara dia dengan nereka sejauh tiga parit, yang jarak antara satu paritnya lebih jauh daripada langit dan bumi” (HR Thabrani, Baihaqi, Hakim).

16. Berusaha Menggapai Lailatul Qadar
“Malam kemuliaan itu (lailatul qadar) lebih baik dari 1000 bulan” (QS Alqadar:3).

17. Amalan Terbaik di Malam Laialtul Qadar
Dari Aisyah, “Ya Rasul apa yang harus dilakukan jika aku menepati malam lailatul qadar, dan apa yang harus kubaca?. Jawab Rasul: ”Ucapkanlah olehmu kalimat : Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni (Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan suka mengampuni, maka ampunilah aku)”  (HR Turmudzi).

Hadis-Hadis Tentang Ramadhan ::

Hadith 1
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Umatku telah dikurniakan dengan lima perkara yang istimewa yang belum pernah diberikan kepada sesiapa pun sebelum mereka. Bau mulut daripada seorang Islam yang berpuasa adalah terlebih harum di sisi Allah daripada bau haruman kasturi. Ikan-ikan di lautan memohon istighfar (keampunan) ke atas mereka sehinggalah mereka berbuka puasa".

Allah mempersiapkan serta menghiasi jannah yang khas setiap hari dan kemudian berfirman kepadanya: "Masanya telah hampir tiba bilamana hamba-hambaKu yang taat akan meninggalkan segala halangan-halangan yang besar (di dunia) dan akan mendatangimu."

Pada bulan ini syaitan-syaitan yang durjana dirantaikan supaya tidak menggoda mereka ke arah maksiat-maksiat yang biasa mereka lakukan pada bulan-bulan selain Ramadhan. Pada malam terakhir Ramadhan (orang-orang yang berpuasa ini) akan diampunkan." Maka sahabat-sahabat Rasulullah SAW pun bertanya: "Wahai Pesuruh Allah, adakah itu malam lailatul Qadar?" Dijawab oleh Rasulullah SAW: "Tidak, tetapi selayaknya seorang yang beramal itu diberi balasan setelah menyempurnakan tugasnya."    


Hadith 2
Ubadah Bin Somit ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda pada suatu hari ketika Ramadhan hampir menjelang: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, di mana Allah melimpah ruahkan di dalamnya dengan keberkatan, menurunkan rahmat, mengampuni dosa-dosa kamu, memakbulkan doa-doa kamu, melihat di atas perlumbaan kamu untuk memperolehi kebaikan yang besar dan berbangga mengenaimu di hadapan malaikat-malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah Taala kebaikan dari kamu. Sesungguhnya orang yang bernasib malang ialah dia yang dinafikan daripada rahmat Allah pada bulan ini."


Hadith 3
Abu Sa'id Al Khudri ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap hari siang dan malam pada bulan Ramadhan, Allah Tabaraka wa Taala membebaskan begitu banyak sekali roh daripada api neraka. Dan pada setiap orang Islam pada setiap hari siang dan malam doanya pasti akan diterima."



Hadith 4
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Terdapat tiga jenis orang yang doa mereka tidak ditolak; doa daripada orang yang berpuasa sehinggalah dia berbuka puasa; imam (penguasa) yang adil, dan orang yang dizalimi yang kerana doanya itu Allah mengangkatnya melepasi awan dan membuka untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman: "Daku bersumpah demi kemuliaanKu, sesungguhnya Daku pasti menolongmu walaupun pada suatu masa nanti."

Hadith 5
Ibn Umar ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya mengirim rahmat ke atas mereka yang memakan sahur."
 
Hadith 6
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berbuka satu hari di siang hari bulan Ramadhan tanpa alasan yang wajar (disegi syariah) atau sakit yang kuat, tidak akan dapat menampung atau mengganti hari tersebut walaupun akan berpuasa sehingga ke akhir hayatnya."


Kalau kita perhatikan, maka orang-orang mukmin melaksanakan beberapa amal kebaikan dan menyiapkan zakat hartanya untuk dia infakkan di bulan Ramadhan. Mereka menyiapkan keuangan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sekaligus menyiapkan juga untuk membantu fakir miskin. Mereka juga berlomba-lomba memberi santapan berbuka bagi shaimin. 
Sebaliknya, orang-orang munafik, mereka menyiapkan tontonan-tontonan film, hiburan, dan berbagai permainan. Pada ringkasnya, bahwa bulan Ramadhan menjadi nikmat bagi orang mukmin dan bencana bagi orang fajir dan munafik. 
Wallahu a’lam......

Ramadhan

 



30 July 2011

geram3!!!!!!!!!

Assalamualaikum kwan2 semua...
pasti korang semua da tido kan...aq de story nk luahkan kt korang
pg2 ney aq rsa geram sangat3...
aq terasa seperti orang yang xpegang pada amanah..
jiwa aq skung sew sedih, marah, geram,menyampah...
yang teramat sangat...
pg2 ny aq kna marah lak sal xAMANAH...
campai hati kan...orang laen yang wt...aq lak y kna tempias...
aq paling benci bila aq da tolang tetibe ko lak y wt taik kt aq...
ko nk soh aq tlg skung aq da tolong..tp kluw ko xdak wit ckapla...
senang aq ly tolong ko...tp jgn la myusahkan jiwa n raga aq...
klw ko da xmampu sangat jgn la pedajal aq...
mesti korang nk tau sngat kan knapa aq ly jd cmpai cm ney...
ri2 ad la seseorng ny an..mntak tolong ngan aq..aq pown pikir la di 
sbabkan kengkwan aq pown tlong la...aq siap mntak tlg kurang kt
beban dia g tp still wt cm lahanat...da la janji nk anta benda yang dia amik 2 tp 
cmpai skung orang 2 cri aq sdang kan aq da cal n msg dia n dia pown da janji nk anta pd wktu y sebetol2ny...xdk la aq pown kna la pham kan ..ok aq diam g...pas2 mntak lak tlg lagi...
aq pown tlong la kan d sbabkan kengkwn...dr mlm td cmpai la skung orang 2 asyik call aq ja cz bnda y dia pnjam msih lom d pulangkan ...aq pown tel la orang 2..tp xangkat...aq pown call la kwn kpd orang 2 dia pown xangkat jgk...tp y memelikkan aq skung..cal xangkat...tp msg ley blaz lak...cm tah pape ja..
klw ko sew xdak wit nk byar ko jgn la wt janji ko pulangkan la hak orang 2...blik ny x ko ley lak tipu aq kan cm2 alasan lak y ko bg sedangkan e2 bkan hak korang...
skung aq terasa cm nk pikir yang korang ny orang yang jakun n cm x pnah nk jupe bnda yang canggih2...kolot tol la...korang da laa guna hak aq n orang 2 ...tp leh lak ko lari n yang paling aq geram skali aq lak y kna marah sedangkan aq xdak kna mengena ngan semua ney pas ney mampos ngan korang la...
skung owang 2 soh aq ganti hak diaskirany sesuatu trjdi..aq lak y kna..
aq pown ckp la ok aq akan gnti wlaupn e2 bkan ksalahan aq...
aq da mlaz nk tolong korang n skung korang ly g mampossssss!!!!!!!!
n g men jauh2 n jgn myusahkan diri aq lg pas ny....
aq bnci ngn korang cz sbbkan korang aq jd mangsa n
 mybbkan orang pndang aq serong...aq xsuka ngan suasana
 n kjadian yang cm ney..sumpah aq bnci!!!!!!!!
selgi korang x mntak maap ngan aq n xjupe ngan aq slgi 2 
aq xkn lupekan semua ny...
aq paling bnci bila aq da wt baek ngan 
owang tetiba owang y 
aq sew seorang kwan myusahkan idop aq
jgn arap la aq akan bebaik n tlong korang lg.....
pas ny....
so bila korang da susah...
korang crila orang 
yang ley ban2 korang n y ly korang
wt cma cm korang wt kt aq cmpai memalukan idop aq..
time ksih aq ucapkan...
tok korang...
aq xkn lupe n akan argainyerrrrrrrrrrr!!!!!!!




22 July 2011

Asal-Usul Solat


SUBUH:

Orang yang pertama mengerjakan sembahyang Subuh ialah Nabi Adam a.s., iaitu tatkala baginda keluar dari syurga lalu dihantar ke bumi. Perkara pertama yang dilihatnya ialah kegelapan Dan baginda berasa takut yang amat sangat. Apabila fajar Subuh telah keluar Nabi Adam a.s. Pun bersembahyang dua rakaat.
Rakaat pertama :- Bersyukur baginda kerana terlepas dari kegelapan malam.
Rakaat kedua :- Bersyukur baginda kerana siang telah menjelma.

ZOHOR:

Orang yang pertama mengerjakan sembahyang Zohor ialah Nabi Ibrahim a.s.,iaitu tatkala Allah s.w.t. Telah memerintahkan padanya agar menyembelih anaknya Nabi Ismail a.s. Sedang seruan itu datangnya pada waktu tergelincir matahari, lalu sujudlah Nabi Ibrahim empat rakaat.
Rakaat pertama :- Bersyukur bagi penebusan .
Rakaat kedua :- Bersyukur kerana dibukakan dukacitanya Dan juga anaknya .
Rakaat ketiga :- Bersyukur Dan bermohon akan keredhaan Allah.
Rakaat keempat :- Bersyukur kerana korbannya digantikan dengan tebusan kibas.

ASAR:

Orang yang pertama mengerjakan sembahyang Asar ialah Nabi Yunus a.s.,tatkala baginda dikeluarkan oleh Allah dari perut ikan nun. Ikan nun telah memuntahkan Nabi Yunus di tepi pantai sedang ketika itu telah masuk waktu Asar. Maka bersyukurlah Nabi Yunus lalu bersembahyang empat rakaat kerana baginda telah diselamatkan oleh Allah daripada 4 kegelapan iaitu:
Rakaat pertama :- Kelam dengan kesalahan.
Rakaat kedua :- Kelam dengan air laut .
Rakaat ketiga :- Kelam dengan malam.
Rakaat keempat :- Kelam dengan perut ikan Nun .

MAGHRIB:

Orang yang pertama mengerjakan sembahyang Maghrib ialah Nabi Isa a.s.,tatkala baginda dikeluarkan oleh Allah dari kejahilan Dan kebodohan kaumnya, sedang waktu itu telah terbenamnya matahari. Bersyukurlah Nabi Isa lalu bersembahyang tiga rakaat kerana diselamatkan dari kejahilan tersebut, iaitu:
Rakaat pertama :- Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa.
Rakaat kedua :- Untuk menafikan tuduhan Dan juga tohmahan ke atas ibunya Siti Mariam yang telah dituduh melakukan perbuatan sumbang.
Rakaat ketiga :- Untuk meyakinkan kaumnya bahawa Tuhan itu hanya satu iaitu Allah jua, tiada dua atau tiga.

ISYAK:

Orang yang pertama mengerjakan sembahyang Isyak ialah Nabi Musa a.s. Pada ketika itu Nabi Musa telah tersesat mencari jalan keluar dari negeri Madyan, sedang dalam dadanya penuh dengan perasaan dukacita. Allah lalu menghilangkan semua perasaan dukacitanya itu pada waktu Isyak yang akhir.Lalu sembahyanglah Nabi Musa empat rakaat sebagai tanda bersyukur.
Rakaat pertama :- Dukacita terhadap isterinya.
Rakaat kedua :- Dukacita terhadap saudaranya Nabi Harun.
Rakaat ketiga :- Dukacita terhadap Firaun.
Rakaat keempat :- Dukacita terhadap anak Firaun .

Terbitkan makna dalam Kita mengerjakan solat
Semoga dengan memahami bacaan
Akan membuat Kita lebih khusuk dalam solat.

Allah Maha Besar
( Takbiratulihram)

Doa Iftitah
Allah Maha Besar Dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya.
Maha suci Allah sepanjang pagi Dan petang.
Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit Dan bumi,
Dengan suasana lurus Dan berserah diri Dan aku bukan dari golongan orang musyrik…
Sesungguhnya solatku,
Ibadatku,
Hidupku,
Matiku
Adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam.
Tidak Ada sekutu bagiNya Dan kepadaku diperintahkan untuk tidak
Menyekutukan bagiNya Dan aku dari golongan orang Islam.

Al-Fatihah
Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Yang maha pemurah lagi maha mengasihani.
Yang menguasai Hari pembalasan.
Hanya Engkaulah yang kami sembah Dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai Dan bukan jalan mereka yang sesat.

Bacaan ketika rukuk
Maha Suci TuhanKu Yang Maha Mulia Dan dengan segala puji-pujiannya.

Bacaan ketika bangun dari rukuk
Allah mendengar pujian orang yang memujinya.

Bacaan ketika iktidal
Wahai Tuhan kami, bagi Engkaulah segala pujian.

Bacaan ketika sujud
Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi Dan dengan segala puji-pujiannya.

Bacaan ketika duduk di antara dua sujud
Ya Allah, ampunilah daku,
Rahmatilah daku,
Kayakan daku,
Angkatlah darjatku,
Rezekikan daku,
Berilah aku hidayah,
Sihatkanlah daku Dan
Maafkanlah akan daku.

Bacaan ketika Tahiyat Awal
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah.
Sejahtera atas engkau wahai Nabi Dan rahmat Allah serta
Keberkatannya.
Sejahtera ke atas kami Dan atas hamba-hamba Allah yang soleh.
Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah Dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.
Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.

Bacaan ketika Tahiyat Akhir
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah.
Sejahtera atas engkau wahai Nabi Dan rahmat Allah serta keberkatannya.
Sejahtera ke atas kami Dan atas hamba-hamba Allah yang soleh.
Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah Dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.
Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad Dan ke atas keluarganya.
Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim Dan atas keluarga Ibrahim.
Berkatilah ke atas Muhammad Dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim Dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini.
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Doa Qunut
Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau tunjuki.
Sejahterakanlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau sejahterakan.
Pimpinlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berkatilah hendaknya untukku apa-pa yang telah Engkau berikan padaku.
Jauhkanlah aku daripada segala kejahatan yang telah Engkau tetapkan.
Sesungguhnya hanya Engkau sahajalah yang menetapkan, dan tidak sesiapapun yang berkuasa menetapkan sesuatu selain daripada Engkau.
Sesungguhnya tidak terhina orang yang memperolehi pimpinanMu.
Dan tidak mulia orang-orang yang Engkau musuhi.
Telah memberi berkat Engkau, ya Tuhan kami dan maha tinggi Engkau.
Hanya untuk Engkau sahajalah segala macam puji terhadap apa-apa yang telah Engkau tetapkan.
Dan aku minta ampun dan bertaubat kepada Engkau.
Dan Allah rahmatilah Muhammad, Nabi yang ummi dan sejahtera keatas keluarganya dan sahabat-sahabatnya .

“Wahai Tuhan, aku tak layak ke syurgaMu …namun tak pula aku sanggup
ke NerakaMu…. kami lah hamba yang mengharap belas darimu .”ya Allah
jadikan lah kami hamba2 Mu yang bertaqwa..ampunkan dosa2 kami .kedua
ibubapa kami .dosa semua umat2 Islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal
dunia”

Tips mengekalkan sebuah persahabatan~


Saling memberi kebebasan
Persahabatan memberi kita ruang untuk berkongsi suka duka bersama dan bukannya untuk saling menyakiti dan membenci di antara satu sama lain. Tetapi menjadi sahabat baik juga tidak bermakna kamu harus memiliki seluruh ruang hidupnya. Misalnya, melarang temanmu membuat itu dan ini. Malah kamu juga sibuk mengatur perjalanan hidupnya. Ini jelas menunjukkan kamu terlalu mementingkan perasaan sendiri tanpa mempedulikan perasaan orang lain. Apalah salahnya jika kamu saling menghormati hak kebebasan dirinya. Dan apa yang penting, si dia jujur pada persahabatannya.  
Saling menahan rasa cemburu
Ramai yang berkata cemburu itu bunganya cinta. Tanpa cemburu persahabatan yang dibina tak adalah ‘thrill’nya. Tetapi cemburu yang membabi buta boleh menjejaskan hubungan. Ada baiknya sebelum api cemburumu memuncak, cuba selidiki dahulu kebenarannya. Jika ada yang tak kena, tanyalah temanmu itu dengan baik tanpa bersikap marah dan menuduh. Usahakan untuk berbicara dengan fikiran yang matang dan tenang. Sebenarnya perasaan cemburu ini tidak perlu terlalu ditonjolkan kerana ini boleh membuatkan temanmu itu naik tocang. Dia akan mempergunakan kelemahan kamu itu untuk membuat kamu berasa cemburu dengan berulang kali. Tentu menyakitkan…  
Saling memahami
Untuk menjadi sahabat yang baik kamu harus berusaha memahami dan mengenali diri sendiri serta permasalahannya dengan lebih mendalam. Misalnya temanmu itu menolak ajakanmu untuk keluar menonton wayang bersama, kamu tidak boleh membuat tanggapan yang bukan-bukan tentang dirinya. Mungkin dia mempunyai urusan yang mesti diselesaikan terlebih dahulu. Adalah lebih baik kamu mencari hiburan sendiri lagipun esok masih ada masa untuk kamu bertemu dia.  
Saling mengalah
Demi menyelamatkan hubungan, tidak ada ruginya sekali sekala kamu bersikap mengalah. Kamu dan si dia sering bercanggah pendapat. Seperti menonton wayang, kamu sukakan filem romantik tetapi dia pula suka filem aksi. Oleh kerana sayangkan tali persahabatan yang telah terbina sekian lama maka si dia sentiasa menuruti segala kemahuanmu semata-mata mahu menjaga hati dan perasaanmu. Tetapi bila difikirkan semula, apalah salahnya sekali sekala kamu pula yang beralah dan cuba belajar memahami minatnya. Situasi ini tentu akan membuat si dia berasa bahagia dan lebih menyayangi dirimu.  
Saling memberi kemaafan
Memaafkan perlu tetapi tidak mudah selagi perasaan kesal dan kecewa menguasai diri. Tetapi sebagai insan biasa, kita tidak dapat lari daripada melakukan kesalahan dan kesilapan. Lagipun, sedangkan lidah lagi tergigit, inikan pula kita sesama sendiri. Belajar menjadi seorang teman yang sudi memberi kemaafan kepada orang lain biarpun kamu sendiri tahu perkara itu bukanlah berpunca dari kesalahan atau kesilapan dirimu.